Euforia Ke GIIAS 2017

HAI GUYS!

Jadi, minggu kemarin ada event otomotif terbesar di Indonesia. GIIAS 2017 atau Gaikindo Indonesia International Automotive Show. Acara ini pas banget untuk pecinta otomotif yang ingin tahu mobil-mobil apa saja sih yang dikeluarkan oleh pihak ATPM atau Agen Tunggal Pemegang Merk otomotif yang ada di Indonesia. Selain itu juga sebagai ajang untuk test market, launching produk dan ajang meet & greet bagi pecinta merk-merk mobil tertentu atau untuk ketemu yutuber-yutuber yang pastinya ngga akan ngelewatin event sebesar GIIAS 2017 ini.


GIIAS 2017 
@ ICE BSD
(source : http://thegaspol.com/)

Acaranya sendiri bertempat di Indonesia Convention Event atau ICE yang berlokasi di BSD City. Saya sendiri kemarin kesana engga naik kendaraan pribadi, karena pasti makan waktu lebih lama karena macet (Pondok kopi ke Serpong maaaan!), belum lagi harus ribet cari parkiran. Oh ya, dan saya juga kesana engga sendirian. Bareng-bareng sama teman, jadi lebih asyik naik kendaraan umum. Untuk yang belum tau, saya ke ICE BSD naik commuter line dan cuma makan waktu 1,5 jam. Jadi dari Stasiun Buaran, transit di Stasiun Manggarai, cari yang ke arah Stasiun Tanah Abang dan transit di sana, lalu naik yang ke arah Stasiun Serpong. Dari Stasiun Serpong naik ojek online cuma Rp 6.000,-. Oh ya, kalau ditanya berapa tiket commuter line-nya saya ngga tahu, karena udah dibawain kartu yang ada saldonya punya nyokap. He he he. Pastinya sih lebih murah dan efisien dibandingkan naik kendaraan pribadi.
Sebenarnya ada beberapa alasan yang membuat hasrat saya menggebu-gebu untuk datang ke GIIAS. Selain mau lihat beberapa mobil secara langsung, lihat aja dulu lah ya, belinya nanti belakangan. Ha ha ha. Saya ingin ketemu beberapa youtuber dari channel otomotif yang biasa saya tonton, seperti Fitra Eri, Om Mobi, dan Ridwan Hanif. Sayangnya, engga ketemu sama sekali. Hmm. Tapi engga apa, perjalanan saya ke GIIAS 2017 ini masih tetap seru. Karena saya bisa melihat secara langsung BMW M2 Coupe yang keren banget dan sempat masuk ke dalamnya, serta lihat langsung BMW i3, yang merupakan mobil listrik BMW. Hmm. Padahal di luar negeri sana, udah banyak yang menerapkan mobil ramah lingkungan dengan bahan bakar listrik. 
______________
Cerita dari awal masuk ke GIIAS 2017 aja yuk. Begitu datang, yang saya lakukan adalah beli tiket. Yup, ke GIIAS ini juga harus punya modal untuk beli tiket. Karena saya datang di hari Sabtu -sehari sebelum penutupan- harga tiketnya Rp 70.000,- dapat free pastry puff setiap beli kopi, tapi engga saya ambil karena padat. Malas antrinya. So, berjalan dari Hall 2 begitu masuk akan disambut sama booth produk-produk after sales seperti sound modification dari berbagai merk, produk pembersih mobil, dll. Berjalan lurus terus dan tak lama saya masuk ke bagian booth kendaraan-kendaraan niaga. Dari mulai HINO, sampai TATA MOTORS. Oh ya saya sempat berfoto dengan salah satu truk tronton yang menurut saya BESAR BANGET! Kayak foto sama Optimus Prime sebelum dia berubah jadi robot yang bijaksana. Ya, anggep aja ini Optimus Prime dari Korea. Merknya Hyundai tipe Xcient 6x4. 

Saya & Hyundai Xcient
-GIIAS 2017-

Setelah melihat berbagai truk yang bahkan ada truk Hino yang menjadi pemenang Rally Dakar, akhirnya saya berlanjut ke booth selanjutnya. Saya sangat excited sekali! Karena selanjutnya adalah booth milik BMW Group Indonesia yang di dalamnya ada BMW dan MINI COOPER. I'm a big fan of BMW. Rasanya tak sabar karena akan melihat berbagai seri BMW terpampang nyata di depan wajah. Pertama kali masuk kita akan di sambut oleh jajaran Mini Cooper dari Countryman bahkan ada Countryman versi John Cooper Works juga masuk dan saya sempat berfoto di dalamnya.


Mini John Cooper Works
Photo by Me

Mini John Cooper Works menjadi salah satu Mini Countryman yang istimewa, alasannya, karena memiliki mesin yang didukung oleh teknologi inovatif MINI TwinPower Turbo dengan sistem turbocharging yang terintegrasi dengan cast steel manifold, sistem injeksi bahan bakar langsung dan sistem kendali katup variabel berbasis teknologi VALVETRONIC serta kontrol variable camshaft (double VANOS). Sehingga Mini ini menjadi perhatian banyak pengunjung GIIAS 2017. Tak berlama-lama saya langsung beranjak menuju sedan-sedan BMW yang telah dipajang. Yang pertama kali menarik perhatian saya, sehingga saya lupa untuk mengambil beberapa foto produk BMW lainnya adalah ini


BMW //M2 Coupé
Si Biru Yang Ganteng
Photo by Me

GIIAS 2017 menjadi moment penting bagi BMW karena pada event kali ini selain memperkenalkan line up terbaru dari seri 5, mereka juga mengenalkan BMW M Series yaitu M2 & M4. Mobil dengan emblem //M ini biasanya akan terlihat lebih sporty dan memiliki kemampuan mesin yang berbeda dibandingkan tipe biasa. Tak hanya itu, untuk BMW M Series biasanya akan di tes di Nürburgring, Jerman. Iseng-iseng coba masuk ke dalamnya. Hmm. Tak bisa digambarkan dengan kata-kata. Coba mobil ini hidup bisa dipakai jalan, mungkin saya bisa lebih excited lagi. Sayangnya, engga sempat foto-foto di dalam mobil ini. Karena malu banyak yang lihat dan banyak yang ingin masuk ke dalam mobil ini. Oh ya selain BMW Indonesia juga menampilkan BMW i3 untuk pertama kalinya di Indonesia. 


BMW i3 REx
Mobil listrik BMW
Photo By Me

OH MY GOSH! This car is so awesome! Pertama kali saya lihat mobil ini di acara The Grand Tour-nya Jeremy Clarkson, James May, dan Richard Hammond. Eh, sekarang lihat langsung di depan mata. Sayang pengunjung dilarang mendekat. Mungkin takut rusak kali ya. Padahal ingin sekali saya lihat dalamnya. Oh ya, i3 REx ini diklaim sebagai produk pertama buatan pabrikan BMW Grup yang memiliki tampilan visioner. Tak hanya itu, i3 REx ini bergerak dengan menggunakan tenaga listrik secara keseluruhan. Keren dan ramah lingkungan karena tidak ada gas emisi yang keluar dari mesin kendaraan. Sayang, peminat otomotif Indonesia sepertinya harus bersabar karena BMW i3 REx belum akan diluncurkan di negera kita. Alasannya, belum adanya kejelasan dari pemerintah mengenai kendaraan hibrida atau listrik. Selain itu, kurangnya tenaga ahli dan tidak adanya lokasi pengisian bahan bakar listrik untuk mobil ini juga menjadi alasan BMW i3 REx belum dihadirkan oleh BMW Grup Indonesia. 

____________________

Dari paviliun yang ditempati oleh BMW Grup Indonesia, saya dan teman saya berjalan asyik -karena belum terasa pegal- ke arah Hall 5, di hall ini kita akan melihat banyak mobil berjajar dan saya tak sabar mengunjungi booth Mercedes Benz Indonesia. Begitu masuk ke Hall 5, saya dan pengunjung lainnya akan segera disambut dengan booth Audi, Volkswagen, dan Mercedes Benz. Saya langsung terpana dengan keindahan Audi A5. Kesan pertama begitu luxury. Namun, kalau saya punya uang, mungkin saya tidak akan membeli mobil dengan merk Audi. Karena saya kurang begitu suka. Meskipun kalau ada yang memberi tak akan saya tolak. Ha ha ha ha. 

Audi A5
Sangat Ketat Penjagaannya
Photo By Me



Bergeser dari booth Audi, saya dan teman saya disambut dengan barisan mobil-mobil Volkswagen, dari mulai VW Polo sampai mobil yang baru mereka luncurkan yaitu VW All New Tiguan. Tapi yang menyedot perhatian saya adalah VW Scirocco. Bahkan saya mencoba duduk depan dan belakangnya. Ha ha ha. Tak apa, coba saja dulu yang penting. 



VW Scirocco
Tampak Luar & Dalam
Photo by Me


VW Scirocco adalah sebuah mobil jenis hatchback coupé dengan kapasitas mesin 1.948cc. Harganya sekitar Rp. 500juta-an off the road (kalau tidak salah ingat karena sempat ngobrol-ngobrol dengan mas-mas dari Volkswagen). Cukup keren dibagian luar, tapi menurut saya biasa dibagian dalam. Karena kurang kesan sporty. Bahkan saat saya berada di dalam mobil ini, ada seorang pecinta otomotif yang menyarankan saya, daripada ambil scirocco lebih baik ambil hatchback dari booth tetangga, alias Audi. Duduk belakangnya, lega tapi agak sedikit repot kalau saya mau duduk di belakang karena harus lipat dan geser bangku depan walau hanya dengan satu tuas.
Menyebrang ke depan booth VW dan Audi, ada salah satu booth yang membuat saya benar-benar ngotot pergi ke GIIAS 2017, yeah, Mercedes Benz Indonesia. Sambil cerita dikit ya, kenapa saya bisa suka dengan brand Mercedes Benz dan BMW. Awalnya sih, lebih suka ke Mercedes. Alasannya, bapak pakai mobil dengan brand itu. Mercedes Benz C200 tahun 1995 warnanya hijau. Nah, karena mobil tua jadi maklum ya kalau sering keluar masuk bengkel, puncaknya, nge-bengkel di Yogyakarta di tempatnya Oom Wisnu (yang pakai Mercedes Benz di Jogja yakin kenal ama orang ini deh) dan tempatnya juga jadi tempat nongkrong anak-anak klub Mercedes Benz. Semenjak itulah makin suka sama mobil pabrikan Jerman ini. Kalau BMW sih suka dari dulu jaman SMA karena sering lihat BMW seri 3 riwa riwi di daerah Mall Kelapa Gading. Semenjak itu, saya punya niatan untuk memiliki BMW seri 3. Pertama kali saya lihat adalah jajaran Mercedes Benz AMG dan saya sangat antusias untuk melihat Mercedes AMG GT R yang pertama kali muncul di Indonesia. Mercedes AMG GT R ini memiliki tenaga sebesar 585 HP, so coool! 


Mercedes AMG GTR
Edisi Spesial Memperingati
50th AMG
Photo By Me

Oh ya, di booth Mercedes Benz ini saya juga sempat melihat Mercedes Bens E350 Plug-In Hybrid. Sayangnya, untuk Mercedes Benz tipe ini belum akan dipasarkan di Indonesia. Lagi-lagi alasannya adalah kalau pun dipaksakan masuk ke Indonesia maka harganya serta pajaknya akan sangat mahal, selain itu, belum adanya stasiun pengisian bahan bakar listrik juga akan mempersulit pemilik mobil ini. Tapi tak apa, anggap aja ini adalah sneak peak. Tak hanya itu saja, berikut beberapa foto mobil-mobil yang ada di booth ini

E350 Plug-In Hybrid
Sayang Belum Masuk Indonesia
Photo by Me




Sebagian Line-Up
di booth Mercedes Benz Indonesia
Photo by Me

Agar tidak terlalu panjang dan bosan membacanya, maka saya putuskan untuk tulisan mengenai euforia ke GIIAS 2017, ini akan saya tulis menjadi dua bagian. Bagian kedua akan menceritakan perjalanan saya dari booth LEXUS sampai Honda. Lalu saya akan menulis kesan kesan saya selama berada di GIIAS 2017. Sampai ketemu lagi di tulisan saya berikutnya.

Comments

Popular posts from this blog

Review Sepatu : League Shoes seri Kumo Chi

My story : Eid Al-Fitr Edition