Euforia Ke GIIAS 2017 Part II
Hai Guys!
Ini adalah bagian kedua atau part kedua dari tulisan saya sebelumnya >> Euforia Ke GIIAS 2017 << silahkan dibaca dulu siapa tahu kalian belum baca. Setelah puas bagaimana antusiasnya saya melihat booth Mini Cooper, BMW, Audi, VW, dan Mercedes Benz maka saya akan lanjutkan keseruan saya menjelajah GIIAS 2017.
_____________
Setelah selesai memandangi dan naik turun mobil line-up Mercedes Benz, saya dan teman saya memutuskan untuk beristirahat. Bukan karena lelah, tapi lebih tepatnya tiba-tiba kami berdua merasa lemas dan pusing. Maka secepatnya kami segera menuju pintu keluar terdekat dan untuk dapat masuk kembali tangan kami dicap oleh petugas keamanan, dan menuju bangku-bangku di depan food truck yang berjajar dari ujung ke ujung. Ternyata kami lemas dan pusing karena di dalam terlalu ramai. Saya memang seringkali merasa mual dan pusing ketika berada ditengah-tengah kerumunan masa yang begitu ramai. Hal ini harus disiasati dengan segera berpindah tempat sampai membaik dengan sendirinya, biasanya butuh waktu 15-30 menit.
Oh ya, cerita tentang food truck, selain ada penjual kopi di jalan-jalan menuju masing-masing hall, ternyata ada juga penjual makanan yang ada di acara ini. Semua terkonsep dengan sempurna menggunakan food truck.
![]() |
| Food Truck di Area GIIAS ICE BSD - 2017 (Source : https://www.gaikindo.or.id/) |
Banyak pilihan makanan yang disajikan, misal saja ada hotdog, sosis, bahkan beberapa gerai masakan cepat saji pun membuka gerai mereka dengan menggunakan konsep food truck. Konsep berjualan makanan di atas truk atau mobil ini berawal dari Amerika Serikat dan kini tengah berkembang di Indonesia khususnya Jakarta serta kota-kota besar di Jakarta. Alasannya adalah food truck lebih praktis dibandingkan dengan usaha kuliner pada umumnya, serta mampu bergerak ke daerah lain yang akhirnya mendatangkan banyak pelanggan dan semakin menambah keuntungan.
Setelah mengistirahatkan kaki yang berasa mulai agak pegal dan ngobrol sana sini sambil nyemil dan ngopi, akhirnya kami melanjutkan penjelajahan kami kembali ke hall 5 karena passanger cars semuanya berada di sana. Saya melewati booth yang sama dan berhenti kembali di booth Mercedes Benz untuk kedua kalinya serta memandangi Mercedes Benz AMG GTR. Namun saya ingat, masih banyak booth yang belum saya datangi termasuk Honda karena saya penasaran melihat Civic Type R.
Sebelum ke booth Lexus, saya menuju ke booth Renault. Posisi booth Renault berada di hall 5 bersebelahan dengan VW dan Jeep. Namun saya tidak mampir ke Jeep karena sebenarnya saya kurang suka dengan model-model jeep saat ini. Tapi ya tetap, kalau ada yang mau belikan ya pasti saya terima. Ha ha ha. Oh ya, kembali ke Renault Indonesia yang bergabung dibawah PT Indomobil ini, menampilkan beberapa line-up andalannya seperti Koleos yang merupakan mobil dengan basis yang sama dengan X-Trail namun hanya 5-seaters dan KWID. Untuk KWID ini sekelas dengan Brio, Agya, atau Ayla dengan 1.000 cc, namun sayangnya KWID belum banyak digunakan oleh pengguna otomotif di Indonesia. Mungkin kalau ada yang belum pernah tau KWID itu bentukannya kayak apa bisa nonton videonya Oto driver.
KWID yang dipajang dalam acara GIIAS 2017 ini berbeda dengan yang ada di review tersebut. Renault memang memajang beberapa varian dari KWID salah satunya adalah ini
Jadi Renault KWID Extreme Study ini adalah salah satu varian KWID yang dibuat lebih sporty. Mobil ini terlihat keren sih, tapi bagi saya CCnya terlalu kecil daaaaaaaaan.... Mobil ini tidak ada transmisi otomatis sehingga menyulitkan saya, yang tidak mampu mengendarai kendaraan dengan transmisi manual. Bicara tentang Renault, ada satu mobil yang menarik perhatian saya yaitu Renault Koleos.
Renault Koleos ini memiliki basic mesin yang sama seperti Nissan X-Trail. Hanya bedanya jika Nissan X-Trail mampu menampung 7 penumpang, Koleos hanya menampung 5 penumpang. Namun, entah mengapa menurut saya Koleos lebih mewah dibandingkan saudara kandungnya alias si X-Trail. Berdasarkan sumber dari OtoDriver, saya baru mengetahui bahwa mobil ini adalah hasil kerjasama antara Renault, Samsung, dan Nissan. Saya juga sempat bertanya pada mas-mas 'pawang'nya Renault ini mengenai service dan lain-lain, karena saya merasa awam dengan produk ini. Mungkin ini juga yang menjadi alasan Renault kurang begitu dilirik padahal mobil yang dikeluarkan juga tak kalah dengan pabrikan lain, dan pastinya tidak irit dengan fitur-fitur keselamatan dan kenyamanan. Menurut mas-mas Renault, sebenarnya konsumen tidak perlu khawatir dengan masalah service, karena Renault telah bergabung dengan PT Indomobil, sehingga, Renault sama seperti Datsun, dapat diservis di bengkel resmi Nissan. So, definitely Koleos was my dream car too for rite now!
Bergerak meninggalkan Renault, maka kita dapat melihat booth Lexus yang begitu megah. Tak hanya menampilkan mobil-mobil yang sudah siap dipasaran, Lexus juga menampilkan sebuah mobil konsep yang sangat keren di depan booth-nya dengan nama Lexus LF-C2
Menurut gue mobil ini keren. Aslinya lebih keren daripada gambar di foto ini. Banyak juga yang berkerumun buat selfie atau sekedar ambil gambar si mobil konsep yang bentuknya convertible. Mungkin kalau mobil ini dijual di Indonesia bakal banyak yang beli karena ini modelnya asik banget buat ngeceng di depan gebetan --eh,paan u receh bgt--. Lanjut dari Lexus ada booth Isuzu yang masih setia dengan Isuzu MuX (saya bacanya Isuzu MUK. Tapi untung bukan Isuzu MU-nya karena cabe suka banget menyingkat kata -nya dengan huruf X entah korelasinya dimana). Kirain mobil andalannya mereka alias si Panther bakal ada yang baru modelnya, tapi ternyata belum. Lanjut jalan, ada Suzuki yang lagi asyik pamer produk terbaru mereka, Baleno Hatchback.
Saya sempat masuk ke dalam kabin mobil ini. Memang tampak depannya keren dan kelihatan sporty. Oh ya, dia masuk di kelas yang sama seperti Jazz dan Yaris, tapi kata mba-mba salesnya, dia lebih sejajar sama Yaris. Suzuki di tahun ini mengeluarkan dua produk terbaru yaitu Ignis dan Baleno ini. Saya bahas Baleno ini aja ya, sekilas waktu masuk dia kesannya rendah, ya, emang mobil hatchback pasti begitu masuk kabin bakalan terasa rendah. Fiturnya sih, mantap ya. Mobil di kelasnya aja belum tentu fiturnya selengkap ini, tapi sangat disayangkan, menurut saya adalah dashboard mobil ini biasa bangeeeeeet. Yup, kayak sepi aja gitu. Hal ini pun diamini oleh bapak-bapak yang bareng masuk ke mobil ini. Pertama dia cuma bisik-bisik bilang, "mobil ini kesannya garing ya?" dan saya pun mengiyakan dalam hati, tak disangka ia malah menanyakan pada saya bagaimana pendapat saya. Ya saya jawab saja, sama seperti apa yang saya pikirkan.
Melangkah lanjut, ada booth Mitsubhisi yang lagi rame banget ngga ada obat karena ada Xpander. Dalam acara GIIAS 2017 menurut sumber https://autonetmagz.com bahwa Xpander sudah dipesan sebanyak 5.281 unit. Namun tak hanya di GIIAS 2017, Xpander yang berada di kelas LMPV (Low Multi Purpose Vehicle) mendapatkan respon baik dari masyarakat luas dan tentunya ini mengancam rival-rival di kelasnya seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, dan Honda Mobilio. Jadi karena saking ramenya, saya juga ngga sempat untuk foto penampakan --makhluk ghaib kali ah-- si LMPV gagah ini. Oh ya, booth Mazda juga banyak line-up baru, seperti MX-5 alias Miata, CX-5, dan lainnya, tapi saya ngga terlalu tertarik jadi hanya mampir sebentar. Saya juga singgah sebentar di booth Chevrolette dan sempat mencoba masuk di dalam kabin mobil Trail Blazer dan Trax. Lalu ada Nissan yang sama seperti daihatsu --booth yang sengaja saya lewati begitu saja--, tidak mengeluarkan produk baru. Namun, Nissan menghadirkan konsep baru yaitu Nissan Intelligent Service yang merupakan layanan purna jual yang diberikan Nissan untuk kemudahan para pelanggan produk mereka. Oh ya, selain memperkenalkan program layanan terbaru, merk ini juga memperkenalkan mobil concept, yaitu Nissan Blade Glider dan Nissan Note e-Power. Tapi saya cuma mampir untuk mendokumentasikan Nissan BladeGlider karena mobil ini KEREN SEKALI!
BladeGlider adalah salah satu mobil konsep yang dibawa oleh Nissan untuk dipamerkan pada para pengunjung di acara ini. Mobil ini secara visual sudah memiliki perbedaan dengan mobil yang ada saat ini. BladeGlider begitu keren menurut saya karena ia hanya mampu mengangkut 3 penumpang. Bentuknya juga runcing di depan persis seperti peluru. Keren! Untuk catatan, mobil listrik ini tak hanya sekedar mobil konsep namun juga dapat dijalankan seperti mobil pada umumnya. Awesome! Setelah kagum dengan Nissan BladeGlider, saya dan teman saya akhirnya masuk ke booth terakhir di hall 10. Iya, kami masuk dari Hall 2 dan keluar di Hall 10. Luar biasa pegal rasanya kaki ini. Ada dua booth terakhir yang harus dikunjungi yaitu Toyota dan Honda. Booth kedua produk ini saling berhadap-hadapan dan memarken seluruh produk terbaiknya. Oh ya saya bahas Toyota dulu baru ke Honda ya.
Booth Toyota cukup ramai, selain ada Avanza, Agya, dan Calya. Mereka juga memperkenalkan 3 produk yaitu ada toyota CH-R yang belum tahu kapan masuk ke Indonesia, toyota Fortuner TRD Sportivo, dan Toyota Voxy yang merupakan pengganti dari Toyota NAV-1 yang kurang begitu laku dipasaran.
Sekilas ketika saya melihat Toyota Voxy, modelnya mengingatkan saya pada Nissan Serena. Apalagi menurut saya bagian belakangnya cukup mirip. Toyota Voxy pada gelaran GIIAS 2017 juga cukup menarik perhatian. Menurut sumber dari otodriver.com, Voxy mencapai angka penjualan sebesar 361 unit. Oh ya, untuk Toyota, mobil sejuta umat alias Avanza juga masih meraih jumlah penjualan tertinggi sebesar 1.863 Unit. Tak hanya melihat Toyota Voxy saya juga sempat mengagumi Toyota CH-R yang digadang-gadang akan menjadi musuh bebuyutan dari Honda HRV.
Toyota CH-R yang akan digadang-gadang akan menjadi pesaing berat Honda HRV, Nissan Juke, dan Chevrolette Trax ini belum juga diketahui kapan akan masuk ke Indonesia. Alasannya karena ia membawa teknologi hybrid pada mesinnya. Ya, seperti kita ketahui Indonesia masih memiliki regulasi yang kurang begitu baik mengenai mobil dengan teknologi hibrida ataupun listrik. Padahal, hal tersebut membantu mengurangi para pengendara mobil menggunakan bahan bakar minyak dan menciptakan lingkungan yang sedikit lebih nyaman karena paparan gas buang emisi kendaraan semakin berkurang.
Lanjutlah biar engga kepanjangan ha ha ha. Saya mampir ke Honda cuma karena mau lihat mobil keren ini aja. Honda Civic Type R. OMG, ini mobil keren banget parah.
Civic type R 2017 kabarnya juga sudah laku lebih dari target yang ditetapkan oleh pihak ATPM yaitu Honda Prospect Motors, yang tadinya cuma target 10 unit laku, ternyata mobil yang harganya hampir 1M ini laku sebanyak 25 unit. Wow! Keren nih orang Indonesia. Impresi saya lihat mobil ini adalah, balap banget sih nih mobil. Ingin memiliki tapi ta sanggup. Oh iya, saya tanya sama orang Honda kenapa knalpotnya banyak banget, itu alasannya dari 3 lubang knalpot itu, maka akan ada harmonisasi suara. Jadi ngga cuma berisik aja, tapi keren bangetlah pokoknya. Sayang, ngga bisa denger ya suaranya kayak apa. Jangan-jangan itu perasaan mas-mas Hondanya aja.
Nah karena sudah malam dan kaki saya serta teman saya sudah pegal sekali, kami memutuskan untuk keluar dari Hall 10. Baru terasa kaki saya pegal sekali. Tadi di dalam mungkin karena masih antusias jadi belum begitu terasa, tapi begitu sampai luar. Ya ampun, rasanya ingin langsung pijat tapi engga pakai plus-plus. Overall, acara ini keren sekali. Cocok untuk penikmat otomotif dan orang-orang yang ingin cari mobil baru. Karena setiap ATPM memberikan diskon yang lumayan besar khusus untuk event ini. Mungkin buat kalian yang tahun ini engga bisa hadir karena banyak kesibukan, mungkin tahun depan 2018 bisa kalian kosongkan jadwal karena menurut website http://indonesiaautoshow.com, tahun depan GIIAS akan diadakan tanggal 2 sampai 12 Agustus 2018. Nah kalau ke sana, saran saya lebih baik naik kendaraan umum daripada kena macet di jalan dan stress. Jangan lupa juga kalau ke sana, selalu jaga kebersihan venue dan mungkin pihak penyelenggara bisa menambah jumlah tempat sampah karena selama di sana, saya agak kesulitan untuk mencari tempat sampah. Jadi daripada dibuang sembarangan, sampahnya saya masukan saja ke dalam tas sampai ketemu tempat sampah. Ha ha ha. Jangan jorok jadi orang suka buang sampah sembarangan. Karena kebersihan sebagian dari iman.
Saya kira cukup segitu dulu cerita euforia saya pergi ke GIIAS 2017. Semoga kedepannya saya bisa menulis mengenai event-event seru lainnya. Salam!
Sebelum ke booth Lexus, saya menuju ke booth Renault. Posisi booth Renault berada di hall 5 bersebelahan dengan VW dan Jeep. Namun saya tidak mampir ke Jeep karena sebenarnya saya kurang suka dengan model-model jeep saat ini. Tapi ya tetap, kalau ada yang mau belikan ya pasti saya terima. Ha ha ha. Oh ya, kembali ke Renault Indonesia yang bergabung dibawah PT Indomobil ini, menampilkan beberapa line-up andalannya seperti Koleos yang merupakan mobil dengan basis yang sama dengan X-Trail namun hanya 5-seaters dan KWID. Untuk KWID ini sekelas dengan Brio, Agya, atau Ayla dengan 1.000 cc, namun sayangnya KWID belum banyak digunakan oleh pengguna otomotif di Indonesia. Mungkin kalau ada yang belum pernah tau KWID itu bentukannya kayak apa bisa nonton videonya Oto driver.
![]() |
| Renault KWID Review by OtoDriver (source : youtube.com/otodriver) |
KWID yang dipajang dalam acara GIIAS 2017 ini berbeda dengan yang ada di review tersebut. Renault memang memajang beberapa varian dari KWID salah satunya adalah ini
![]() |
| Renault KWID Extreme Study (Tampak Depan) Photo by Me |
![]() |
| Renault KWID Extreme Study (Tampak Samping) Photo by Me |
Jadi Renault KWID Extreme Study ini adalah salah satu varian KWID yang dibuat lebih sporty. Mobil ini terlihat keren sih, tapi bagi saya CCnya terlalu kecil daaaaaaaaan.... Mobil ini tidak ada transmisi otomatis sehingga menyulitkan saya, yang tidak mampu mengendarai kendaraan dengan transmisi manual. Bicara tentang Renault, ada satu mobil yang menarik perhatian saya yaitu Renault Koleos.
![]() |
| Renault Koleos Photo by Me |
Renault Koleos ini memiliki basic mesin yang sama seperti Nissan X-Trail. Hanya bedanya jika Nissan X-Trail mampu menampung 7 penumpang, Koleos hanya menampung 5 penumpang. Namun, entah mengapa menurut saya Koleos lebih mewah dibandingkan saudara kandungnya alias si X-Trail. Berdasarkan sumber dari OtoDriver, saya baru mengetahui bahwa mobil ini adalah hasil kerjasama antara Renault, Samsung, dan Nissan. Saya juga sempat bertanya pada mas-mas 'pawang'nya Renault ini mengenai service dan lain-lain, karena saya merasa awam dengan produk ini. Mungkin ini juga yang menjadi alasan Renault kurang begitu dilirik padahal mobil yang dikeluarkan juga tak kalah dengan pabrikan lain, dan pastinya tidak irit dengan fitur-fitur keselamatan dan kenyamanan. Menurut mas-mas Renault, sebenarnya konsumen tidak perlu khawatir dengan masalah service, karena Renault telah bergabung dengan PT Indomobil, sehingga, Renault sama seperti Datsun, dapat diservis di bengkel resmi Nissan. So, definitely Koleos was my dream car too for rite now!
Bergerak meninggalkan Renault, maka kita dapat melihat booth Lexus yang begitu megah. Tak hanya menampilkan mobil-mobil yang sudah siap dipasaran, Lexus juga menampilkan sebuah mobil konsep yang sangat keren di depan booth-nya dengan nama Lexus LF-C2
![]() |
| Lexus Concept Car LF-C2 Photo by Me |
Menurut gue mobil ini keren. Aslinya lebih keren daripada gambar di foto ini. Banyak juga yang berkerumun buat selfie atau sekedar ambil gambar si mobil konsep yang bentuknya convertible. Mungkin kalau mobil ini dijual di Indonesia bakal banyak yang beli karena ini modelnya asik banget buat ngeceng di depan gebetan --eh,paan u receh bgt--. Lanjut dari Lexus ada booth Isuzu yang masih setia dengan Isuzu MuX (saya bacanya Isuzu MUK. Tapi untung bukan Isuzu MU-nya karena cabe suka banget menyingkat kata -nya dengan huruf X entah korelasinya dimana). Kirain mobil andalannya mereka alias si Panther bakal ada yang baru modelnya, tapi ternyata belum. Lanjut jalan, ada Suzuki yang lagi asyik pamer produk terbaru mereka, Baleno Hatchback.
| Suzuki Baleno Hatchback Produk Baru Suzuki Photo by Me |
Saya sempat masuk ke dalam kabin mobil ini. Memang tampak depannya keren dan kelihatan sporty. Oh ya, dia masuk di kelas yang sama seperti Jazz dan Yaris, tapi kata mba-mba salesnya, dia lebih sejajar sama Yaris. Suzuki di tahun ini mengeluarkan dua produk terbaru yaitu Ignis dan Baleno ini. Saya bahas Baleno ini aja ya, sekilas waktu masuk dia kesannya rendah, ya, emang mobil hatchback pasti begitu masuk kabin bakalan terasa rendah. Fiturnya sih, mantap ya. Mobil di kelasnya aja belum tentu fiturnya selengkap ini, tapi sangat disayangkan, menurut saya adalah dashboard mobil ini biasa bangeeeeeet. Yup, kayak sepi aja gitu. Hal ini pun diamini oleh bapak-bapak yang bareng masuk ke mobil ini. Pertama dia cuma bisik-bisik bilang, "mobil ini kesannya garing ya?" dan saya pun mengiyakan dalam hati, tak disangka ia malah menanyakan pada saya bagaimana pendapat saya. Ya saya jawab saja, sama seperti apa yang saya pikirkan.
Melangkah lanjut, ada booth Mitsubhisi yang lagi rame banget ngga ada obat karena ada Xpander. Dalam acara GIIAS 2017 menurut sumber https://autonetmagz.com bahwa Xpander sudah dipesan sebanyak 5.281 unit. Namun tak hanya di GIIAS 2017, Xpander yang berada di kelas LMPV (Low Multi Purpose Vehicle) mendapatkan respon baik dari masyarakat luas dan tentunya ini mengancam rival-rival di kelasnya seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, dan Honda Mobilio. Jadi karena saking ramenya, saya juga ngga sempat untuk foto penampakan --makhluk ghaib kali ah-- si LMPV gagah ini. Oh ya, booth Mazda juga banyak line-up baru, seperti MX-5 alias Miata, CX-5, dan lainnya, tapi saya ngga terlalu tertarik jadi hanya mampir sebentar. Saya juga singgah sebentar di booth Chevrolette dan sempat mencoba masuk di dalam kabin mobil Trail Blazer dan Trax. Lalu ada Nissan yang sama seperti daihatsu --booth yang sengaja saya lewati begitu saja--, tidak mengeluarkan produk baru. Namun, Nissan menghadirkan konsep baru yaitu Nissan Intelligent Service yang merupakan layanan purna jual yang diberikan Nissan untuk kemudahan para pelanggan produk mereka. Oh ya, selain memperkenalkan program layanan terbaru, merk ini juga memperkenalkan mobil concept, yaitu Nissan Blade Glider dan Nissan Note e-Power. Tapi saya cuma mampir untuk mendokumentasikan Nissan BladeGlider karena mobil ini KEREN SEKALI!
| Nissan BladeGlider Mobil Konsep Ramah Lingkungan Photo by Me |
BladeGlider adalah salah satu mobil konsep yang dibawa oleh Nissan untuk dipamerkan pada para pengunjung di acara ini. Mobil ini secara visual sudah memiliki perbedaan dengan mobil yang ada saat ini. BladeGlider begitu keren menurut saya karena ia hanya mampu mengangkut 3 penumpang. Bentuknya juga runcing di depan persis seperti peluru. Keren! Untuk catatan, mobil listrik ini tak hanya sekedar mobil konsep namun juga dapat dijalankan seperti mobil pada umumnya. Awesome! Setelah kagum dengan Nissan BladeGlider, saya dan teman saya akhirnya masuk ke booth terakhir di hall 10. Iya, kami masuk dari Hall 2 dan keluar di Hall 10. Luar biasa pegal rasanya kaki ini. Ada dua booth terakhir yang harus dikunjungi yaitu Toyota dan Honda. Booth kedua produk ini saling berhadap-hadapan dan memarken seluruh produk terbaiknya. Oh ya saya bahas Toyota dulu baru ke Honda ya.
Booth Toyota cukup ramai, selain ada Avanza, Agya, dan Calya. Mereka juga memperkenalkan 3 produk yaitu ada toyota CH-R yang belum tahu kapan masuk ke Indonesia, toyota Fortuner TRD Sportivo, dan Toyota Voxy yang merupakan pengganti dari Toyota NAV-1 yang kurang begitu laku dipasaran.
![]() |
| Toyota Voxy Si Baby Alphard Photo by Me |
| Toyota C-HR Dengan Teknologi Hybrid Photo by Me |
Toyota CH-R yang akan digadang-gadang akan menjadi pesaing berat Honda HRV, Nissan Juke, dan Chevrolette Trax ini belum juga diketahui kapan akan masuk ke Indonesia. Alasannya karena ia membawa teknologi hybrid pada mesinnya. Ya, seperti kita ketahui Indonesia masih memiliki regulasi yang kurang begitu baik mengenai mobil dengan teknologi hibrida ataupun listrik. Padahal, hal tersebut membantu mengurangi para pengendara mobil menggunakan bahan bakar minyak dan menciptakan lingkungan yang sedikit lebih nyaman karena paparan gas buang emisi kendaraan semakin berkurang.
Lanjutlah biar engga kepanjangan ha ha ha. Saya mampir ke Honda cuma karena mau lihat mobil keren ini aja. Honda Civic Type R. OMG, ini mobil keren banget parah.
| Civic Type R Born To Race Photo by Me |
Civic type R 2017 kabarnya juga sudah laku lebih dari target yang ditetapkan oleh pihak ATPM yaitu Honda Prospect Motors, yang tadinya cuma target 10 unit laku, ternyata mobil yang harganya hampir 1M ini laku sebanyak 25 unit. Wow! Keren nih orang Indonesia. Impresi saya lihat mobil ini adalah, balap banget sih nih mobil. Ingin memiliki tapi ta sanggup. Oh iya, saya tanya sama orang Honda kenapa knalpotnya banyak banget, itu alasannya dari 3 lubang knalpot itu, maka akan ada harmonisasi suara. Jadi ngga cuma berisik aja, tapi keren bangetlah pokoknya. Sayang, ngga bisa denger ya suaranya kayak apa. Jangan-jangan itu perasaan mas-mas Hondanya aja.
Nah karena sudah malam dan kaki saya serta teman saya sudah pegal sekali, kami memutuskan untuk keluar dari Hall 10. Baru terasa kaki saya pegal sekali. Tadi di dalam mungkin karena masih antusias jadi belum begitu terasa, tapi begitu sampai luar. Ya ampun, rasanya ingin langsung pijat tapi engga pakai plus-plus. Overall, acara ini keren sekali. Cocok untuk penikmat otomotif dan orang-orang yang ingin cari mobil baru. Karena setiap ATPM memberikan diskon yang lumayan besar khusus untuk event ini. Mungkin buat kalian yang tahun ini engga bisa hadir karena banyak kesibukan, mungkin tahun depan 2018 bisa kalian kosongkan jadwal karena menurut website http://indonesiaautoshow.com, tahun depan GIIAS akan diadakan tanggal 2 sampai 12 Agustus 2018. Nah kalau ke sana, saran saya lebih baik naik kendaraan umum daripada kena macet di jalan dan stress. Jangan lupa juga kalau ke sana, selalu jaga kebersihan venue dan mungkin pihak penyelenggara bisa menambah jumlah tempat sampah karena selama di sana, saya agak kesulitan untuk mencari tempat sampah. Jadi daripada dibuang sembarangan, sampahnya saya masukan saja ke dalam tas sampai ketemu tempat sampah. Ha ha ha. Jangan jorok jadi orang suka buang sampah sembarangan. Karena kebersihan sebagian dari iman.
Saya kira cukup segitu dulu cerita euforia saya pergi ke GIIAS 2017. Semoga kedepannya saya bisa menulis mengenai event-event seru lainnya. Salam!









Comments
Post a Comment