Posts

Showing posts from March, 2017

Cerita dari Ketaon - Purworejo

Image
Beberapa hari ini saya tengah menikmati hari-hari saya di rumah nenek saya, di salah satu desa wilayah Jawa Tengah. Ketaon, nama desanya. Bagaimana sih cerita tentang Desa Ketaon? Ketika Berkumpul Yang Aku Tahu Itulah Namanya RUMAH Mungkin banyak yang kurang atau bahkan ngga tahu ada sebuah desa di Jawa Tengah yang bernama Ketaon. Tunggu-tunggu, ternyata emang pasti kalian ngga tahu. Soalnya ternyata ngga ada juga di Google. Well, tanpa perlu panjang-panjang lagi biar saya jelaskan mengenai Desa Ketaon yang masuk di wilayah Kelurahan Girijoyo Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Daddy's Little Girl With The Beast - Menuju Desa Ketaon Secara geografis, Ketaon ini berada 30 sampai 100 meter di atas permukaan laut. Lingkungan sekitarnya terdiri dari perbukitan dan persawahan. Tak hanya itu, Desa Ketaon juga dialiri oleh dua aliran sungai. Yang pertama, adalah sungai yang berasal dari wilayah Kecamatan Bruno dan yang kedua berasal dari wilayah Wonosobo. Bis...

Learning by Googling

Image
Apa sih maksud judul di atas? Awalnya tergelitik dengan keadaan lingkungan sekitar. Akhir-akhir ini sering sekali  saya perhatiin orang-orang di sekitar saya. Entahlah mungkin saya sedikit menjadi pemerhati terhadap orang-orang sekitar saya. Tidak ada tujuan pasti, itu semua saya lakukan hanya karena iseng. Learning by doing menurut saya adalah belajar karena melakukan. Saat ini, saya tengah berada di sebuah kota kecil yang berada di wilayah Jawa Tengah. Observasi ini saya lakukan dengan melihat orang-orang di sekitar saya. Mereka mahir dalam melakukan sesuatu karena sudah terbiasa, bukan karena belajar sebuah ilmu. Contoh terdekat, petani dan nelayan. Petani mampu mengetahui jenis tanah yang subur, jenis pupuk yang baik, bibit yang baik bukan karena belajar ilmunya (atau mungkin yang petani modern tentu akan belajar atau mengikuti pendidikan) tapi karena mereka telah terbiasa melakukan aktifitas itu mungkin sejak kecil, karena mereka harus membantu orang tua di sawah. Begitu...

Niat Iseng Jadi Bikin Review

Sinetron India menjadi sebuah topik pembicaraan yang cukup sering saya dengar sehari-hari dan menjadi salah satu tontonan wajib bagi ibu dan asisten rumah tangga yang ada di rumah saya. Tak hanya itu bahkan bude-bude saya (atau biasa disebut bibi) juga mengikuti serial yang sama.  Terkadang saya bertanya-tanya, apa sih yang membuatnya begitu menarik? Kenapa sih terkadang bila terlewat satu episode saja, ibu saya akan berusaha menontonnya kembali via youtube atau bahkan menunda untuk berpergian hanya karena ingin menonton serial India tersebut hingga selesai?  Karena begitu penasaran, saya kemudian menemani ibu saya untuk menonton serial India untuk pertama kalinya, dan harus saya akui bahwa sinetron India cukup menguras kesabaran para penontonnya karena terkadang hal yang dilakukan tokoh antagonis sangat tidak terduga. Siang itu, saya sudah bersiap untuk menghabiskan waktu menonton sinetron India, yang konon setiap sinetron episodenya cukup banyak. Tunggu sebenta...

Jadi Penulis Naskah, Menurut Kamu?

Penulis Naskah? Ah... Yang bener? Kamu kerja aja belum ! Sebagai lulusan kampus jurnalistik, saya boleh berbangga diri. Setidaknya saya pernah belajar untuk terjun ke lapangan seperti reporter pada umumnya. Apalagi ada seragamnya, hitam-hitam, macam karyawan televisi swasta kebanyakan. Oh iya, tidak cuma itu. Kampus saya (dibaca : mantan) juga memberikan co-card  atau yang dengan bangganya kadang kita sebut dengan kartu pers. Sensasinya pun macam kerja di televisi jadinya, karena setiap praktik kita dilepas di lapangan untuk langsung ketemu narasumber dan wawancara terkait topik yang mau diangkat. Menarik kan? Nah, dari mulai praktik televisi dan radio baik yang hanya dilakukan program studi Manajemen Pemberitaan atau yang digabung dengan produksi lain, entah kenapa saya lebih sering menjadi penulis naskah. Saya enggan untuk menerima jobdesk lain, misalnya jadi produser atau pengarah acara. Alasannya sederhana, menurut saya menjadi produser dan pengarah acara itu sulit....

Intro : Ini Semua Tentang Menulis

Menulis? Ya, ini semua tentang menulis. Seperti judul di atas? Kenapa kok tiba-tiba mau menulis? Hmm... Tidak ada alasan mendasar bagi saya, yang pasti tujuan utamanya adalah belajar. Awalnya memang saya tertarik menjadi seorang yang mampu menulis. Eh, menulis ini bukan berarti tulisan sekadar tulisan biasa, tapi yang pastinya sih tulisan yang menarik syukur-syukur sih ada ilmu atau manfaatnya.  Ketertarikan saya menulis dimulai dari bangku perkuliahan. Adalah wajib hukumnya, ketika saya kuliah dapat menulis sebuah berita. Karena saya adalah alumni mahasiswi yang belajar mengenai pemberitaan, sehingga saya familiar sekali dengan namanya naskah berita. Kesulitan? Tentu. Menulis berita sungguh jauh berbeda dengan menulis sederhana, butuh konsentrasi agar tidak ada kesalahan data. Namun semenjak itu, saya semakin tahu bahwa menulis ternyata menyenangkan. Apalagi skripsi penciptaan karya saya adalah menulis sebuah naskah dokumenter. Mungkin dipostingan selanjutnya, saya akan men...